Dermayu Serum Gold Anti Aging

Dengan kandungan vit C dan E di dalamnya yang semakin membuat Dermayu Serum Gold Anti Aging ini menjadi sempurna sebagai perawatan kecantikan kulit wajah setiap hari.

Rp30.000

Description

Dermayu Serum Gold Anti Aging Original dan BPOM

Kemasan Terbaru dari Serum PT. Mulia Kairos dengan merk baru “Dermayu”. 

Isi Bersih Serum Dermayu : 18 ml

serum dermayu gold anti aging

serum dermayu gold anti aging

>>> Hati-hati dengan Harga Jual Yang Jauh Lebih Murah <<<

>>> Jangan Salah Beli Produk Tiruan <<<

Sebagaimana kita ketahui bahwasannya Emas dipercaya dapat menjadikan kulit wajah tampak bercahaya, putih, halus dan dapat memancarkan sinar cerah pada wajah sehingga wajah tampak bercahaya dan segar. Dengan kandungan vit C dan E di dalamnya yang semakin membuat Dermayu Serum Gold Anti Aging ini menjadi sempurna sebagai perawatan kecantikan kulit wajah setiap hari.

Dermayu Serum Gold Anti Aging Fungsinya :

1. Memperbaiki jaringan kulit yang rusak atau kerutan pada sekitar wajah serta membuka pancaran aura wajah anda menjadi tampak cerah berbinar seketika.
2. Memutihkan kulit wajah dalam waktu relative singkat.
3. Apabila digunakan rutin, maka membantu menghilangkan masalah flek, kerutan, kantung mata yang gendut atau yang menghitam.
4. Secara alami kulit anda menjadi lebih putih bercahaya.

Cara Pemakaian Dermayu Serum Gold Anti Aging :

Teteskan 2-3 tetes serum pada tangan atau langsung kewajah, kemudian usapkan pada kulit wajah yang sudah dibersihkan hingga batas leher secara merata. Gunakan serum ini sebelum menggunakan krim malam/krim pagi secara teratur setiap hari.

==================

 

Tersedia Juga Variasi Dermayu Serum Berikut ini :

Dermayu Serum Anti Acne

membantu merawat kulit berjerawat

Dermayu Serum Vitamin C

– membantu menjaga kekencangan/elastisitas kulit

– membantu menjadikan kulit terlihat lebih cerah

Dermayu Serum Brightening Dark Spot

– membantu menyamarkan noda hitam/flek hitam di wajah

==================

>>> Hati-hati dengan Harga Jual Yang Jauh Lebih Murah <<<

>>> Jangan Salah Beli Produk Tiruan <<<

Bagi Anda Pemakai Android, Silahkan Tekan Icon Berikut Untuk Otomatis Chatting Whatsapp dan Mengirimkan SMS :

Klik Untuk Chat WA Secara Otomatis

sms otomatis

Klik Untuk Kirim SMS Secara Otomatis

===============

Penanganan Gangguan Sendi Secara Rasional

Banyak ragam penyakit yang dapat mengenai persendian, diantaranya adalah artritis, osteoartitis, reumatik, pirai dan lain sebagainya. Meskipun banyak macamnya, tetapi penyakit ini menimbulkan keluhan yang sama, terutama pada persendian. Sendi-sendi utama yang sering terkena diantaranya adalah sendi bahu, siku, pergelangan tangan serta leher.

Penyakit-penyakit pada persendian ini meskipun jarang menyebabkan kematian jika dibandingkan dengan penyakit metabolik dan degeneratif, tetapi akibat kecacatan yang dialaminya, dapat mengakibatkan gangguan fungsional, sosial dan kinerja.

Dengan semakin meningkatnya angka harapan hidup, maka kecenderungan terjadinya penyakit pada persendian juga meningkat. Jarang ada penyakit lain yang dapat menyebabkan penderitaan yang cukup lama dan begitu berat seperti penyakit dengan gangguan persendian ini. Sehingga penyakit pada persendian, tergolong dalam kelompok penyakit kronik berat, dipandang dari sudut kepentingan sosial dan ekonomi.

Penyakit pada persendian yang paling banyak adalah osteoartritis. Prevalensi penyakit persendian ini cenderung meningkat dengan bertambahnya usia. Meskipun demikian, penyakit ini dapat mengenai semua kelompok umur dengan variabilitas tertentu.

Penyebab Gangguan Sendi

Sampai sekarang belum juga dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab gangguan pada sendi tersebut. Beberapa faktor pernah diperkirakan sebagai penyebabnya, seperti hormonal/endokrin, metabolik, trauma, infeksi, usia serta faktor-faktor lain. Namun tidak satupun yang dapat dipastikan sebagai penyebabnya. Meskipun demikian, terbukti bahwa semua faktor tadi memang sering mempengaruhi perjalanan penyakit penderita. Namun yang jelas, penyakit gangguan persendian bukan sekedar sebagai proses umur, tetapi lebih merupakan akibat peristiwa bio-kimiawi dan bio-mekanik abnormal yang dialami rawan sendi.

Beberapa jenis penyakit sendi memiliki tingkat progresifitas yang cepat. Dengan demikian, terjadinya kecacatan dapat lebih cepat muncul sejak mulai dari adanya gejala awal. Sering juga terjadi bahwa gangguan sendi yang dialami hanya bersifat temporal, kemudian menghilang. Namun ada juga bentuk lain, dimana penderita tidak pernah mengalami penyembuhan, dan bahkan gangguan yang dialaminya malahan semakin bertambah berat.

Usaha rehabilitasi ditujukan agar tercapai pengembalian penderita ke tingkat sosial dan vokasional/pekerjaan setinggi-tingginya. Usaha rehabilitasi yang baik dan optimal, akan menghasilkan tingkat pemulihan derajat pekerjaan sepenuhnya, serta kemampuannya untuk berpartisipasi di dalam kehidupan sosial sehari-hari, terlebih bagi kesanggupan dan kemampuannya untuk mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain/keluarga.

Haruslah disadari bahwa persendian yang sedang sakit akan bertambah buruk dengan adanya pembebanan atau penggunaan (exercise). Akibat buruk ini tidak saja kana menimbulkan keluhan nyeri dan gangguan fungsional saja, tetapi juga mengakibatkan kerusakan sendi dari beban-beban pekerjaan dengan imobilisasi, akan mengurangi kerusakan sendi lebih lanjut.

Meskipun demikian, semua tindakan tetap harus berpegang pada rasio efektifitas, artinya semua tindakan dan manipulasi harus didasarkan atas efisiensi biaya dan tingkat resiko yang mungkin ditimbulkannya, dibandingkan dengan hasilnya.

Pentingnya Istirahat Yang Cukup

Dalam rehabilitasi dengan tindakan konservatif ini diharapkan dapat menghilangkan nyeri atau setidaknya meredakan sakitnya, mempertahankan fungsi sendi, serta mengurangi penggunaan obat yang seringkali memiliki efek samping. Satu hal yang penting namun sering dilupakan adalah istirahat. Istirahat cukup, meskipun tidak selalu tidur (bed rest) akan menambah dan mempercepat perbaikan pada persendian yang terganggu.

Untuk itu, menghindari terapi yang berlebihan dan tidak rasional adalah sangat penting. Karena terapi yang irasional dari pemakaian obat yang tidak tepat akan sangat merugikan penderita, menimbulkan efek samping yang tak terduga, menimbulkan harapan yang salah dan kekecewaan bagi penderita, atau bahkan malahan memperburuk keadaan serta memperlambat tindakan yang lebih tepat. Inilah perlunya rehabilitasi yang rasional, dengan tetap berpegang pada efektivitas terapi sehingga penderita segera dapat normal kembali, baik secara mental sosial maupun vokasional.

=========================

Suaka Alam Mengajar Cinta Lingkungan

Suaka alam di pinggir Kota Yokohama merupakan surga bagi fauna dan flora Pulau Honshu, tapi juga surga bagi penduduk kota itu sendiri. Ke sanalah mereka pergi pada tiap akhir pekan. Tidak untuk berekreasi main gitar, tarik tambang, atau lomba lari bakiak. Juga tidak untuk memetik bunga sebagai suvenir, makal bekal rantangan, dan membuang sampah berserakan, tapi benar-benar untuk berhubungan dengan alam segar dan menikmati keindahan flora dan keunikan fauna penghuninya.

Suaka alam berupa hutan 45,3 ha itu tempat yang bisa dirasakan ketenangan suasananya sebagai suaka (tempat pelarian) orang dari kota yang sehari-harinya hiruk-pikuk.

Tempat itu juga dimanfaatkan untuk mengajar masyarakat agar mencintai lingkungan. Caranya, dengan menanamkan keinginan untuk melestarikan alam pada para pengunjung. Salah satu cara yang dilakukan ialah menyelenggarakan acara menjelajahi hutan di bawah pimpinan pemandu alam. Di tengah alam hutan ditunjukkan olehnya point of interest dari flora yang tumbuh di tempat yang dilaluinya, dan fauna yang menghuninya di tengah tetumbuhan hutan itu.

Ia tidak sekadar bercerita bla-bla-bla, tapi dibekali pesan-pesan dan petunjuk juga oleh pemimpin suaka alam, bagaimana pengunjung dapat ikut membantu melestarikan tanaman dan binatang yang sedang diceritakan itu. Apa tugas tanaman bagi kaum binatang, dan apa tugas binatang bagi tanam-tanaman yang membentuk flora itu. Bagaimana cara hidup masing-masing dan apa alasannya dipertahankan kehadirannya di muka bumi ini oleh umat manusia yang peduli lingkungan.

Tanaman tidak untuk dirusak batangnya dengan sayatan-sayatan pisau yang menggambarkan nama orang sebagai prasasti.

Sedangkan binatang di tempat itu tidak untuk ditembaki senapan angin, dikatapel, atau ditakut-takuti. Kalau seorang oknum ditanya, mengapa menakut-nakuti binatang, biasanya ia tidak tahu juga, mengapa.

Untuk menanamkan keinginan melestarikan binatang penyebar biji tanaman, pemimpin suaka alam di Yokohama itu menyelenggarakan acara mengamati burung dengan teropong di suatu tempat strategis. Pengunjung dapat melihat betapa riang gembiranya burung-burung itu bermain, bergurau, dan berpacaran di ranting-ranting pohon, dalam rangka perkembangbiakan mereka untuk meneruskan jenis.

Tapi pengunjung kemudian juga dititipi pesan, bahwa burung-burung itu ingin dipertahankan kehadirannya di suaka alam, karena mereka menyebarluaskan biji dari buah tanaman yang mereka makan. Caranya, dengan membiarkan mereka hidup tenang dan aman, bersarang, bertelur dan membesarkan anak-anak generasi penerus mereka. Tidak untuk bagus-bagusan, tapi untuk dilestarikan menjadi mata rantai siklus kehidupan dalam suatu sistem lingkungan hidup yang sudah mapan.

Burung pemakan buah menyebarkan biji tanaman, sehingga melestarikan flora dan burung buas mengendalikan populasi binatang lain yang menjadi hama bagi tanaman yang ingin dilestarikan itu. Sebaliknya, pohon-pohonan juga ingin dilestarikan agar menjadi tempat bersarang yang aman bagi para penyebar biji mereka.

==============

Manfaat Propolis

Propolis adalah lem lebah yaitu suatu zat yang dikumpulkan lebah dari sumber tumbuhan seperti getah dan tunas pohon. Karakteristik propolis yang dihasilkan lebah itu berbeda-beda tergantung dari cuaca atau iklim dimana lebah itu berada. Propolis digunakan lebah untuk melindungi sarangya. Dari berbagai gangguan penyakit dan bakteri.

Selain itu digunakan juga untuk memperkuat struktur sarang, mengurangi getaran sarang serta melindungi bakteri dari sarang dan penyakit. Sejak ribuan tahun yang lalu propolis sudah digunakan oleh bangsa-bangsa kuno untuk  membantu mengobati berbagai macam penyakit dan membantu kegiatan tertentu. Misalnya bangsa asiria, mempercayai propolis sebagai obat kanker dan tumor.

Bangsa yunani menggunakannya untuk mengobati bisul. Bangsa georgia menjadikannya salep untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit serta digunakan untuk bayi yang baru lahir yang diusapkan kebagian tertentu. Selain itu, bangsa lain juga mempercayai jika propolis dapat mengobati gangguan pernafasan dan luka bakar. Secara ilmiah manfaat propolis didapatkan dari sifat Anti-mikroba dan anti-bakterinya, yang keduanya dapat menekan pertumbuhan bakteri, virus dan meredakan Inflamasi atau radang.

Menurut U. S National Library of Medicine Propolis bisa digunakan untuk mengobati herpes di mulut dan kelamin. Selain itu manfaat lain dari propolis yaitu dapat digunakanuntuk menyembuhkan, sariawan, TBC, Infeksi, Kanker mulut, Kanker tenggorokan, memperbaiki immunitas, mengobati borok dan melancarkan pencernaan. Setiap negara memiliki karakteristik dan varian. Kualitas propolis itu berbeda-beda di setiap negara dan setiap negara memiliki varian dan karakteristik serta komposisi yang berbeda-beda. Tergantung iklim atau cuaca dimana propolis itu dibentuk oleh lebah. Yang memiliki propolis terbaik di dunia yaitu Brazil. Dikarenakan memiliki karakteristik unik dan berbeda dari propolis lainnya. Itu semua, mungkin dipengaruhi oleh kondisi dan lebatnya pepohonan di Brazil, terutama hutan Amazon.

======================

Pahit Malah Digemari

Penampilan pare benar-benar aneh. Buahnya lonjong panjang seperti mentimun, tapi kulitnya peruntus-peruntus penuh jerawat yang kebangetan. Keponakannya yang tinggal di Eropa (nenek moyangnya dimasukkan dari Afrika Tengah tahun 1710) dipelihara sebagai penghias tembok, tiang pergola, dan atap gazebo, karena buahnya yang jerawatan ini. Itu dianggap eksotis, dan terkenal sebagai Balsam pear, Momordica charantia. Nama Latin yang “momor” berasal dari kata mordeo (menggigit), karena biji pare kelihatan seperti sudah digigit.

Anehnya, waktu masih muda ia berwarna hijau, tapi sesudah dewasa berubah kuning terang atau agak merah jingga. Perubahan warna menjadi agak merah inilah yang membuatnya dipanggil Maidens blush. Seperti warna pipi gadis yang sedang tersipu-sipu saja.

Sebagai anggota suku Cucurbitaceae (timun-timunan), peria Melayu dan pare Jawa sudah sejak jaman Mataram ditanam di tegalan dan sawah kering sebagai palawija. Ia memang tumbuh asli di Asia Tenggara.

Buahnya digemari orang karena rasa pahitnya pahit asli, tidak menimbulkan rasa enek. Kalau dirasakan yang benar, pahitnya juga tidak seberapa kalau buah itu dipetik hampir masak pohon. Gurihnya bikin kangen.

Dimakan secara teratur sebagai lalap rebus, oseng-oseng dan/atau bungukus siomay bandung, buah itu dipercaya mendorong nafsu makan. Biang keladinya asam trichosanat yang membantu pencernaan makanan dalam lambung, dan senyawaan mirip alkaloid yang untuk gampangnya disebut momordicin (sementara struktur molekulnya teru-menerus belum diketahui).

Sebenarnya manis empuk kalau buah itu sudah masak dan merah jingga, tapi sayang! Kalau sudah empuk tidak bisa dimasak lagi karena lembek. Lagi pula, kalau dibiarkan berlama-lama di kebun (sampai masak) ia dicocoli burung atau digerek serangga. Jadi dipungut sebelum matang saja. Masih pahit! Tapi apa boleh buat!

Varietas budidaya yang diusahakan orang kini sudah banyak, dan yang terbaik di antaranya ialah yang buahnya panjang besar (sampai 15 cm). Sebelum masak benar, pare budidaya ini keputih-putihan warnanya, sampai di Jawa Tengah disebut pare gajih.

Kalau sudah masak, buah itu akan pecah dan menunjukkan aril (daging yang meliputi bijinya) merah merona, dicelah-celah buah pecah itu. Inilah yang disenangi orang Eropa sebagai bagus-bagusan di taman bunganya.

Varietas  yang berukuran sedang buahnya (8 cm), mula-mula hijau kemudian hijau muda, dikenal sebagai pare hijau (atau pare belungan), sedang yang buahnya lebih pendek lagi (6 cm) dan tetap kecil disebut pare ayam, atau pare kodok. Pare yang lebih kecil lagi dan tidak pernah bagus bentuk buahnya, dikenal sebagai pare hutan. Warnanya lebih hijau, dan rasanya lebih pahit. Ia sangat jarang digunakan sebagai sayuran karena pahitnya itu. Ia pun tidak pernah dibudayakan.

================

Tidak Bocor, Kok Bisa Kempis?

Setelah lama tak dikendarai oleh Anda, tahu-tahu ban sepeda anda sudah kempis rata dengan tanah. Kesel kan kalau ditimpa kejadian ini. Padahal tak ada kebocoran dan pentil ban sudah ditutup rapat-rapat. Lalu apa penyebabnya tetap rentan kempis? Yuk kita simak penjelasan berikut ini :

Ternyata masih ada satu “lubang”, yaitu pada batang pentil pada ban. Menurut seorang ahli K.L. Campbell dari perusahaan ban Firestone, “Tidaak ada satupun bahan yang kedap terhadap sifat perpindahan gas, apabila terdapat perbedaaan tekanan antara yang di dalam dan yang di luar. Jika makin besar perbedaan itu, maka makin cepat pula perpindahannya.”  Tidak cuma ban sepeda yang mengalaminya, ban mobil pun demikian walaupun rutin dipakai dengan intensitas normal. Pengurangan tekanan udara di dalam ban mobil biasanya berkisar 0,23 – 0,45 kg per bulannya.

Dengan volume udara yang amat kecil dibandingkan dengan udara dalam ban mobil, padahal tekanan yang dibutuhkan 2 kali lebih besar (daripada ban mobil), tak heran kalau ban sepeda cepat kempis. Tekanan udara pun berkurang sejalan dengan turunnya temperatur udara.

Belum lagi pertimbangan struktur sepeda yang rawan terhadap bannya. Manajer peneliti pasar Huffy
Corp, Robert J.Fink, beranggapan “Roda sepeda membuka 36 kemungkinan kebocoran pada bannya karena jari-jari roda dan pentilnya. Berbeda dengan ban mobil sekarang yang umumnya tidak mengenal jari-jari roda!”

Ban dalam sepeda pun dinilai lebih berpori daripada ban mobil. Karet butyl, bahan terbaik bagi ban dalam yang antibocor, adalah bahan yang paling kedap. Sementara ini baru ban untuk mobilah yang memiliki pelapis dalam dari karet butyl. Meski lebih murah, ban dalam dari karet nonbutyl lebih sering mengalami bocor.

Kebocoran ban mobil kurang kentara dibandingkan ban sepeda. Sering dengan mata telanjang, atau sedikit memencet atau tendangan kecil, kehilangan udara tidak mungkin diketahui dengan segera. Penyebabnya, ban mobil, terbuat dari beberapa lapis, sementara ban sepeda biasanya hanya satu lapis karet ban luar, plus ban dalam.

Tak kurang usaha yang dilakukan industri sepeda untuk mengatasi masalah kebocoran ini dengan memperkenalkan ban plastik. Namun, meski ban ini tidak terlalu berpori, ia kaku dan tidak kenyal sehingga kurang nyaman saat dikendarai.

Nampaknya ban sepeda karet yang gampang kempis ini masih akan kita pakai untuk waktu yang cukup lama.

===============================

Additional information

Weight 100 g