View cart “Snail White Mist Spray” has been added to your cart.

Bio Oil Penghilang Scar Streachmark

Bio Oil adalah pakar produk perawatan kulit yang membantu menghilangkan bekas luka, stretch mark, dan kulit belang. Formulasi canggih, yang berisi bahan terobosan PurCellin Oil, juga membuatnya sangat efektif untuk berbagai masalah kulit lainnya, termasuk penuaan kulit dan kulit kering.

Rp200.000

Description

bio oil

Bio Oil® adalah produk untuk bekas luka dan peregangan kulit terkemuka di dunia. 

DIIMPOR OLEH PT RADIANT SENTRAL NUTRINDO
DIPRODUKSI UNTUK UNION-SWISS (PTY) LTD. AFRIKA SELATAN
DILENGKAPI BROSUR KETERANGAN DAN CARA PAKAI LENGKAP DALAM KEMASAN.
NO. 1 SELLING SCAR AND STRETCH MARK PRODUCT IN 17 COUNTRIES IS NOW AVAILABLE IN INDONESIA

Bio Oil adalah pakar produk perawatan kulit yang membantu menghilangkan bekas luka, stretch mark, dan kulit belang. Formulasi canggih, yang berisi bahan terobosan PurCellin Oil, juga membuatnya sangat efektif untuk berbagai masalah kulit lainnya, termasuk penuaan kulit dan kulit kering. Bio-oil mengandung: Vitamin A, Vitamin E, Calendula Oil, Minyak Lavender, Rosemary Oil, Chamamile Oil, PurCellin adalah hipoalergenik jadi aman digunakan untuk kulit sensitif sekalipun dan diformulasi untuk digunakan pada wajah dan badan.

HARGA PROMO!!!

Bio Oil Kemasan 25 ml : Rp. 70.000

Bio Oil Kemasan 60 ml : Rp. 130.000

Bio Oil Kemasan 125 ml : Rp. 200.000

Formulasi Bio Oil

Formulasi Bio-Oil merupakan kombinasi dari ekstrak tumbuhan dan vitamin-vitamin yang tersuspensi dalam bahan dasar minyak. Mengandung bahan unggul PurCellin Oil™, yang mengubah konsistensi formulasi secara keseluruhan, membuatnya menjadi ringan dan tidak lengket, memastikan bahwa manfaat yang terkandung pada vitamin dan ekstrak tumbuhan dapat terserap dengan mudah.

Bio-Oil telah melalui penilaian keamanan sesuai dengan Peraturan Parlemen Eropa dan Dewan Produk Kosmetik. Profil toksikologi, struktur kimia, tingkat inklusi dan total level dari paparan harian dari masing-masing bahan yang digunakan telah dinilai dan dianggap aman untuk digunakan (termasuk untuk digunakan oleh wanita hamil).

Penelitian mengenai bekas luka, 2010

Pusat percobaan

proDERM Institute for Applied Dermatological Research, Hamburg, Germany.

Tujuan

Untuk menilai efisiensi dari Bio-Oil dalam membantu menyamarkan bekas luka.

Sampel

Subyek: 36 partisipan wanita dari berbagai etnis. Usia partisipan: 18 sampai 65. Usia bekas luka: bekas luka yang baru terbentuk sampai berumur 3 tahun. Lokasi bekas luka: perut, kaki, lengan, leher, lutut, badan, dan tubuh bagian atas.

Metodologi

Double-blind, acak dan plasebo terkontrol. Subyek memiliki bekas luka yang sama atau bekas luka cukup besar untuk memungkinkan aplikasi sebagian-sebagian pada bekas luka dan perbandingan intra-subjek. Produk dioleskan dua kali sehari selama 8 minggu, tidak ada tambahan pijatan yang dilakukan pada daerah bekas luka. Aplikasi dilakukan dibawah pengawasan secara berkala. Penilaian dilakukan pada minggu ke-0, 2, 4 dan 8. Parameter bekas luka yang berbeda-beda seperti yang didefinisikan dalam POSAS (Patient and Observer Scar Assessment Scale) dievaluasi.

Hasil

Bio-Oil terbukti bermanfaat dalam membantu menyamarkan bekas luka. Hasil yang signifikan secara statistik terlihat hanya dalam 2 minggu (hari ke-15), bekas luka mengalami perbaikan pada 66% subyek. Setelah 8 minggu (hari ke-57), 92% subyek memperlihatkan perbaikan pada bekas luka, dengan banyaknya perbaikan hampir 3 kali dibandingkan hasil pada minggu ke-2. Terlihat perbaikan terus menerus selama periode penelitian.

Penelitian mengenai stretch mark, 2010

Pusat percobaan

proDERM Institute for Applied Dermatological Research, Hamburg, Germany.

Tujuan

Untuk menilai efisiensi dari Bio-Oil dalam membantu menyamarkan stretch marks.

Sampel

Subyek: 38 partisipan wanita dari berbagai etnis. Usia partisipan: 18 sampai 65 tahun. Penyebab stretch mark: bervariasi ( setelah melahirkan, penambahan berat badan atau pertumbuhan masa remaja). Lokasi stretch mark: perut, paha dan pinggul.

Metodologi

Double-blind, acak dan plasebo terkontrol. Subyek memiliki stretch mark yang cocok atau cukup besar untuk memungkinkan aplikasi sebagian-sebagian pada stretch mark dan perbandingan intra-subjek. Produk dioleskan dua kali sehari selama 8 minggu, tidak ada tambahan pijatan yang dilakukan pada daerah bekas luka. Aplikasi dilakukan dibawah pengawasan secara berkala. Parameter stretch mark yang berbeda-beda seperti yang didefinisikan dalam POSAS (Patient and Observe Scar Assessment) dievaluasi.

Hasil

Bio-Oil terbukti bermanfaat dalam membantu menyamarkan stretch mark. Hasil yang signifikan secara statistik terlihat hanya dalam waktu 2 minggu (hari ke-15), stretch mark mengalami perbaikan pada 95% subyek. Setelah 8 minggu (hari ke-57), 100% subyek memperlihatkan adanya perbaikan pada stretch mark, dengan tingkat perbaikan lebih dari 2 kali dibandingkan hasil pada minggu ke-2. Terlihat perbaikan terus menerus selama periode penelitian.

Penelitian mengenai warna kulit tidak merata, 2011

Pusat percobaan

Thomas J. Stephens & Associates, Inc., Texas, United States of America.

Tujuan

Untuk mengevaluasi efektifitas dari Bio-Oil dalam membantu memperbaiki warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik ketika digunakan oleh wanita dengan photodamage (penuaan) kulit ringan sampai sedang pada leher dan wajah.

Sampel

Subyek: 67 partisipan wanita (dari berbagai etnis) yang secara klinis telah ditentukan mengalami photodamaged ringan sampai sedang pada wajah dan leher. Bio-Oil merawat 35 subyek dan tidak merawat 32 subyek. Usia partisipan: 30 sampai 70 tahun.

Metodologi

Acak, terkontrol, efikasi grader-blind. Subyek berpartisipasi dalam evaluasi penyaringan awal diikuti oleh 1 minggu periode washout (penghilangan materi atau substansi pada tubuh). Produk dioleskan pada wajah dan leher dua kali sehari selama 12 minggu. Aplikasi dilakukan dibawah pengawasan secara berkala. Penilaian dilakukan pada minggu ke-0, 2, 4, 8 dan 12. Subyek secara klinis dinilai terpisah pada area wajah dan leher untuk warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik.

Hasil

Bio-Oil berkhasiat dalam memperbaiki tampilan warna kulit tidak merata dan pigmentasi berbintik pada partisipan dengan photodamaged (penuaan) kulit. Setelah 4 minggu hasil statistik yang signifikan dicapai untuk kedua parameter pada wajah dan leher. Setelah 12 minggu 86% dari subyek Bio-Oil menunjukkan perbaikan signifikan secara statistik pada warna kulit tidak merata di wajah, 71% subyek pada pigmentasi berbintik-bintik pada wajah, 69% pada warna kulit tidak merata di leher dan 60% pada pigmentasi berbintik-bintik di leher.

Penelitian mengenai stretch mark, 2010

Pusat percobaan

proDERM Institute for Applied Dermatological Research, Hamburg, Germany.

Tujuan

Untuk menilai efisiensi dari Bio-Oil dalam membantu menyamarkan stretch marks.

Sampel

Subyek: 38 partisipan wanita dari berbagai etnis. Usia partisipan: 18 sampai 65 tahun. Penyebab stretch mark: bervariasi ( setelah melahirkan, penambahan berat badan atau pertumbuhan masa remaja). Lokasi stretch mark: perut, paha dan pinggul.

Metodologi

Double-blind, acak dan plasebo terkontrol. Subyek memiliki stretch mark yang cocok atau cukup besar untuk memungkinkan aplikasi sebagian-sebagian pada stretch mark dan perbandingan intra-subjek. Produk dioleskan dua kali sehari selama 8 minggu, tidak ada tambahan pijatan yang dilakukan pada daerah bekas luka. Aplikasi dilakukan dibawah pengawasan secara berkala. Parameter stretch mark yang berbeda-beda seperti yang didefinisikan dalam POSAS (Patient and Observe Scar Assessment) dievaluasi.

Hasil

Bio-Oil terbukti bermanfaat dalam membantu menyamarkan stretch mark. Hasil yang signifikan secara statistik terlihat hanya dalam waktu 2 minggu (hari ke-15), stretch mark mengalami perbaikan pada 95% subyek. Setelah 8 minggu (hari ke-57), 100% subyek memperlihatkan adanya perbaikan pada stretch mark, dengan tingkat perbaikan lebih dari 2 kali dibandingkan hasil pada minggu ke-2. Terlihat perbaikan terus menerus selama periode penelitian.

===================================

Antioksidan Terbaik untuk Kulit Anda

Anda sudah tahu bahwa kulit Anda – sama seperti bagian lain dari tubuh Anda – sangat membutuhkan antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas, yaitu zat tidak stabil yang menyerang sel serta menyebabkan keriput, kulit kusam, dan bahkan kanker kulit. Tapi dengan begitu banyaknya yang ada di pasaran, bagaimana Anda bisa memilih antioksidan mana yang paling baik untuk membuat kulit Anda tetap halus dan terlihat muda? Untungnya, Anda tidak perlu hanya memilih salah satu.

Kebanyakan antioksidan memiliki mekanisme aksi utama, tapi juga kemungkinan punya bermacam-macam fungsi. Karena fungsi yang berbeda-beda ini, sangat bagus untuk mengonsumsi berbagai antioksidan dalam pola makan Anda. Berikut inilah antioksidan mana yang tidak mungkin merugikan Anda.

Teh hijau

Ekstrak teh hijau diturunkan dari tanaman Camellia sinensis; Anda juga boleh meminum teh yang diseduh dari tanaman tersebut untuk mendapatkan manfaat internal. Teh hijau mengandung sejumlah besar polifenol yang kuat, salah satunya yaitu epigallocatechin gallate (EGCG).

Penelitian telah menunjukkan bahwa saat EGCG digunakan sebelum atau segera setelah paparan sinar UV, hal ini akan membantu mengoreksi perubahan seluler yang disebabkan oleh sinar UV yang merusak. Selain itu, EGCG juga dapat mengurangi radikal hidrogen peroksida serta menghancurkan sel kulit karsinogenik.

Saat membeli produk, pastikan terdapat cukup ekstrak teh hijau di dalamnya; jika terlalu sedikit, maka tidak akan efektif. Krim yang mengandung jumlah teh hijau yang cukup akan berwarna coklat.

Idebenone

Idebenone adalah zat kerabat antioksidan koenzim Q10 yang lebih stabil. Idebenone menyerap lebih baik daripada koenzim Q10 serta menawarkan lebih banyak perlindungan dari oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan ini juga melindungi sel kulit dari efek merusak sinar UVB.

Sebelum menggunakannya, pastikan untuk melakukan tes dulu sebelum menggunakan produk idebenone secara rutin, sebab sekitar 1 dari 10 orang memiliki alergi terhadap antioksidan ini.

Resveratrol

Antioksidan terkenal ini merupakan komponen polifenol yang ditemukan dalam anggur, buah beri, coklat, dan bahkan kacang. Studi-studi telah menunjukkan bahwa resveratrol memberikan manfaat besar saat digunakan secara topikal. Ketika Anda memakai resveratrol sebelum paparan sinar matahari, produksi radikal bebas yang merusak serta kerusakan kulit yang berkaitan dengan sinar matahari lainnya akan berkurang. Resveratrol juga membantu menghalangi perkembangan dan pertumbuhan tumor kanker kulit.

Vitamin C

Vitamin terkenal ini merupakan antioksidan esensial bagi kulit, artinya sangat penting tapi tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh manusia. Atas alasan inilah, kita harus memasukkan vitamin C dalam pola makan kita setiap hari. Vitamin C terdiri dari berbagai bentuk, tapi versi yang paling murni – versi yang pantas dibayar dengan uang hasil jerih payah Anda – adalah asam askorbat.

Dari semua jenis antioksidan, vitamin C didukung oleh paling banyak percobaan yang menunjukkan manfaatnya bagi kulit. Antioksidan kuat ini memiliki sifat anti peradangan, pembangun kolagen, dan manfaat perlindungan dari sinar matahari.

Seperti yang telah disebutkan di atas, carilah asam askorbat dalam label daftar isi. Lebih baik pilih produk yang dibungkus dalam tabung bermulut kecil yang gelap dan menghambat masuknya udara, sebab vitamin C sangat sensitif terhadap cahaya dan udara.

Additional information

Weight 300 g